Laporan
Praktikum Kimia
Acara
1 Pengenalan Alat Laboratorium
Nama
: Indah Dwi Ambarwati
NIM
: C1503012
Program
Studi Agroteknologi
Politehnik
Banjarnegara
2015
A.
TUJUAN
1. Mengetahui
alat - alat yang ada di laboratorium
2. Mengetahui
fungsi dari alat – alat yang ada di laboratorium
3. Mengetahui
prinsip kerja alat yang ada di laboratorium
B. DASAR TEORI
Praktikum di laboratorium merupakan sarana yang
efektif untuk melatih dan mengembangkan aspek kognitif dan psikomotorik
praktikan serta jiwa kerjasama antar praktikan. Pengamatan dan percobaan
menghasilkan data kualitatif yang didapat melalui pengukuran. Dalam mengukur
harus memerhatikan keabsahan yang menyangkut alat ukur, dan kuantitas
pengukuran yang menyangkut kecermatan dan ketelitian. Data hasil pengukuran
harus menggunakan satuan dengan aturan-aturannya (Tim Dosen Teknik Kimia,
2009:1).
Laboratorium
merupakan tempat dimana kita bisa belajar tentang penelitian. Sebelum kita
menggunakan laboratorium sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu apa saja alat-alat
yang terdapat di laboratorium. Pengenalan alat-alat laboratorium bertujuan
untuk memudahkan praktikan mengetahui fungsi atau kegunaan alat-alat
laboratorium ,oleh karena itu fungsi tiap-tiap alat akan dijelaskan dengan
tujuan ,agar praktikan dapat memahami secara jelas kegunaan alat-alat
laboratorium yang akan dipakai . Penggunaan beberapa alat dengan tepat penting
untuk diketahui agar pekerjaan tersebut dapat berjalan dengan baik . Kesalahan
dalam penggunaan alat-alat ini, dapat mempengaruhi hasil yang akan diperoleh
dan merugikan praktikan sendiri. Oleh karena itu harus diberikan pelatihan tentang penggunaan alat-alat
tersebut. Penggunaan alat-alat gelas tersebut haruslah sesuia dengan fungsinya
agar pekerjaan tersebut dapat berjalan dengan baik dan tepat. Apabila terjadi
suatu kesalahan atau kekeliruan dalam penggunaanya akan mempengaruhi hasil yang
diperoleh.
Selain mengenal nama
alat-alat tersebut kita juga harus mengenal fungsi alat-alat tersebut .
Kebanyakan para praktikan belum mengetahui benar apa fungsi dari alat-alat yang
ada di laboratorium, walaupun mereka telah mengenal bentuk dan nama-nama alat
tersebut. Dalam penggunaan alat dan dalam membaca skala, jika terjadi kesalahan
maka akan mempengaruhi keberhasilan yang akan kita teliti dalam praktikum kita.
Selain itu juga dapat berpengaruh terhadap keselamatan praktikan .
Salah satu yang terpenting saat melakukan kegiatan di laboratorium
adalah tingkat sanitasi peralatan di dalam laboratorium. Kebersihan alat adalah
hal yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh praktikan karena alat yang
tidak bersih dapat menyebabkan hasil yang diperoleh dalam praktikum tidak
akurat dan juga dapat mengakibatkan kegagalan dalam praktikum..
C. ALAT DAN
BAHAN
Bahan yang digunakan
1.
Alat –
alat laboratorium
2.
Alat tulis
Alat – alat
yang digunakan
1.
Kaki Tiga 19. Penjepit
2.
Kawat Kasa 20. Kertas Saring
3.
Bunsen 21. Corong Pisah
4.
Elemeyer 22. Spatula
5.
Gelas Ukur 23. Statif
6.
Beaker Gelas 24. Klem buret
7.
Cawan Porselen 25. Buret
8.
Pipet Gondok 26. Botol Semprot
9.
Tabung Reaksi 27. Plat Tetes
10. Rak Tabung
Reaksi 28. Hot plate
magnetik
11. Pipet Ukur 29.
Stirer
magnetik
12. Ball Pump 30. TimbanganAnalitik
13. Labu Ukur 31. Krusible
14. Corong 32. Oven
15. Pipet
Tetes 33. Desikator
16. Cawan Petri
17. Gelas Arloji
18. Mortal dan
pastle
D. HASIL DAN
PENGAMATAN
|
NO
|
NAMA
|
GAMBAR
|
FUNGSINYA
|
|
1.
|
Kawat Kasa
|
|
Sebagai penyebaran panas dan menahan labu beaker
|
|
2.
|
Bunsen
|
|
Untuk membakar atau memanaskan larutan atau zat
|
|
3.
|
Erlenmeyer
|
|
Menyimpan dan memanaskan larutan dan menampung
filtrate hasil penyaringan.
|
|
4.
|
Gelas Ukur
|
|
Untuk mengukur voume larutan
|
|
5.
|
beaker Gelas
|
|
Untuk mencampur, mengaduk, memanaskan larutan
|
|
6.
|
Cawan Porselin
|
|
Untuk menguapkan zat atau mengeringkan larutan
|
|
7.
|
Pipet Gondok
|
|
Untuk mengambil larutan dalam volume tertentu
|
|
8.
|
Tabung Reaksi
|
![]() |
Sebagai wadah atau tempat untuk mereaksikan dua atau
lebih larutan
|
|
9.
|
Rak Tabung Reaksi
|
|
Tempat atau wadah tabung reaksi
|
|
10.
|
Pipet Ukur
|
|
Untuk mengambil larutan sesuai volume tertentu
|
|
11.
|
Ball Pump
|
|
Untuk menghisap larutan
|
|
12.
|
Labu Ukur
|
![]() |
Untuk membuat atau mengencerkan larutan dengan
ketelitian yang tinggi
|
|
13.
|
Corong
|
|
Untuk membantu memisahkan larutan dari wadah yang
satu ke wadah yang lain
|
|
14.
|
Pipet Tetes
|
|
Untuk mengembi atau memindahkan beberapa tetes
larutan
|
|
15.
|
Cawan Petri
|
![]() |
Untuk mengembiakan sel
|
|
16.
|
Kaki Tiga
|
![]() |
Sebagai penyangga
|
|
17.
|
Gelas Arloji
|
|
Untuk menimbang bahan yang padat
|
|
18.
|
Mortal dan Pastle
|
|
Untuk menghaluskan zat
|
|
19.
|
Penjepit
|
Untuk menjepit tabung reaksi ketika pemanasan
|
|
|
20.
|
Kertas Saring
|
|
Untuk menyaring zat
|
|
21.
|
Corong Pisah
|
|
Untuk memisahkan larutan
|
|
22.
|
Spatula
|
Untuk mengaduk dan mengambil zat
|
|
|
23.
|
Statif
|
|
Sebagai penyangga buret
|
|
24.
|
Klem Buret
|
|
Sebagai penjepit buret
|
|
25.
|
Buret
|
|
Untuk mengukur volume dengan keteitian yang tinggi
|
|
26.
|
Botol Semprot
|
|
Untuk menyimpan arutan misalnya aquades
|
|
27.
|
Plat Tetes
|
|
Untuk mereaksikan dalam jumah kecil
|
|
28.
|
Hot Plate Magnetik
|
|
Untuk mengaduk larutan dan memanaskan larutan
|
|
29.
|
Stirer magnetik
|
![]() |
Untuk mengaduk larutan
|
|
30.
|
Krusible
|
![]() |
Untuk memanaskan logam - logam
|
|
31.
|
Timbangan Analitik
|
|
Untuk menimbang dengan ketepatan yang tinggi
|
|
32.
|
Oven
|
|
Untuk pembuatan kutur jaringan
|
|
33
|
Desikator
|
|
Untuk menyimpan bahan bebas air atau mengeringkan
zat
|
E. KESIMPULAN
Jadi setelah
kita melaksanakan peraktek tentang pengenalan alat laboratorium kita bisa
mengetahui fungsi dan cara menggunakan dari alat-alat laboratorium. Dengan mengetahui cara penggunaan alat-alat laboratorium, kita dapat melakukan praktikum dengan baik dan benar. Karena sangat penting untuk mengetahui fungsi dan cara
penggunaan alat-alat laboratorium sebelum kita melaksanakan praktikum.
Selain itu, untuk
penggunaan alat-alat laboratorium kita harus memperhatikan petunjuk yang ada
pada alat. Agar tidak terjadi kesalahan pada saat pelaksanaan praktikum
yang akan merugikan praktikan maupun orang lain.
F. DAFTAR PUSTAKA
Alamat
blog :
http://dwitaariyanti.blogspot.co.id/2010/10/pengenalan-ala-t-alat-laboratorium.html
Anonim1,
2009, http://menlh.go.id/apec_vc/en/bcal/water_23.html.
Diakses tanggal 29 September 2015
Diakses tanggal 29 September 2015
Anonim2,2009,http://kimia.upi.edu/utama/belajar/kuliah_web/2008/2009SriRatisah05428/materi.html
Diakses tanggal 29 September 2015
Diakses tanggal 29 September 2015
Brady,
James. E, 1999, Kimia Universitas Asas dan Struktur, hlm 325 dan 331,
Binarupa Aksara, Jakarta.
Binarupa Aksara, Jakarta.
Day, R.A. Jr
dan A. L Underwood,1998, Analisa kimia kuantitatif, Edisi Revisi,
Terjemahan R.Soedoro dkk, hlm 1-5 Erlangga, Jakarta.
Terjemahan R.Soedoro dkk, hlm 1-5 Erlangga, Jakarta.
Harjadi, W,
1990, Ilmu Kimia Analitik Dasar, Penerbit Gramedia Indonesia, Jakarta.
Petrucci,
Ralph. H, 1999, Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern, jilid II,
hlm 29 dan 337, Penerbit Erlangga, Jakarta.
hlm 29 dan 337, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Syukri, S,
1999, “Kimia Dasar” , Penerbit ITB, Bandung.
See more at:
http://dwitaariyanti.blogspot.co.id/2010/10/pengenalan-ala-t-alat-laboratorium.html#sthash.HNTTbuZ8.dpuf. Diakses
pada, tanggal 29 September 2015.































