Jumat, 23 Oktober 2015

Laporan-praktikum-KIMIA-INDAHDWIAMBARWATI




LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
ACARA III TATA NAMA SENYAWA KIMIA











DISUSUN OLEH:
INDAH DWI AMBARWATI
NIM. C1503012




PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
POLITEKNIK BANJARNEGARA
2015


LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
ACARA III TATA NAMA SENYAWA KIMIA

A.      Tujuan
1.      Mahasiswa dapat menulis rumus kimia suatu senyawa
2.      Mahasiswa dapat menulis nama senyawa kimia

B.       Dasar Teori
Tata Nama Senyawa Sederhana
1). Tata Nama Senyawa Molekul ( Kovalen ) Biner.
Senyawa biner adalah senyawa yang hanya terdiri dari dua jenis unsur.
Contoh : air (H 2 O), amonia (NH 3 )
a). Rumus Senyawa
Unsur yang terdapat lebih dahulu dalam urutan berikut, ditulis di depan. B-Si-C-Sb-As-P-N-H-Te-Se-S-I -Br-Cl-O-F
b). Nama Senyawa
Nama senyawa biner dari dua jenis unsur non logam adalah rangkaian nama kedua jenis unsur tersebut dengan akhiran –ida (ditambahkan pada unsur yang kedua).
Catatan :
Jika pasangan unsur yang bersenyawa membentuk lebih dari sejenis senyawa, maka senyawa-senyawa yang terbentuk dibedakan dengan menyebutkan angka indeks dalam bahasa Yunani.
1 = mono 2 = di 3 = tri 4 = tetra
5 = penta 6 = heksa 7 = hepta 8 = okta
9 = nona 10 = deka
Angka indeks satu tidak perlu disebutkan, kecuali untuk nama senyawa karbon monoksida.
c). Senyawa yang sudah umum dikenal, tidak perlu mengikuti aturan di atas.
2). Tata Nama Senyawa Ion.
Kation = ion bermuatan positif (ion logam)
Anion = ion bermuatan negatif (ion non logam atau ion poliatom)
a). Rumus Senyawa
Unsur logam ditulis di depan.
Rumus senyawa ion ditentukan oleh perbandingan muatan kation dan anionnya.
Kation dan anion diberi indeks sedemikian rupa sehingga senyawa bersifat netral ( jumlah muatan positif = jumlah muatan negatif).
b). Nama Senyawa
Nama senyawa ion adalah rangkaian nama kation (di depan) dan nama anionnya (di belakang); sedangkan angka indeks tidak disebutkan.
Catatan :
Ø Jika unsur logam mempunyai lebih dari sejenis bilangan oksidasi, maka senyawa-senyawanya dibedakan dengan menuliskan bilangan oksidasinya (ditulis dalam tanda kurung dengan angka Romawi di belakang nama unsur logam itu).
Ø Berdasarkan cara lama, senyawa dari unsur logam yang mempunyai 2 jenis muatan dibedakan dengan memberi akhiran –o untuk muatan yang lebih rendah dan akhiran – i untuk muatan yang lebih tinggi.
Cara ini kurang informatif karena tidak menyatakan bilangan oksidasi unsur logam yang bersangkutan.
3). Tata Nama Senyawa Terner.
Senyawa terner sederhana meliputi : asam, basa dan garam. Reaksi antara asam dengan basa menghasilkan garam.
a). Tata Nama Asam.
Asam adalah senyawa hidrogen yang di dalam air mempunyai rasa masam.
Rumus asam terdiri atas atom H (di depan, dianggap sebagai ion   H + ) dan suatu anion yang disebut sisa asam .
Catatan : perlu diingat bahwa asam adalah senyawa molekul, bukan senyawa ion. Nama anion sisa asam = nama asam yang bersangkutan tanpa kata asam. Contoh : H 3 PO 4
Nama asam = asam fosfat. Rumus sisa asam = PO 4 3- (fosfat)
b). Tata Nama Basa.
Basa adalah zat yang jika di dalam air dapat menghasilkan ion OH-
Pada umumnya, basa adalah senyawa ion yang terdiri dari kation logam dan anion
Nama basa = nama kationnya yang diikuti kata hidroksida .
c). Tata Nama Garam.
Garam adalah senyawa ion yang terdiri dari kation basa dan anion sisa asam .
Rumus dan penamaannya = senyawa ion.
4). Tata Nama Senyawa Organik.
Senyawa organik adalah senyawa-senyawa C dengan sifat-sifat tertentu.
Senyawa organik mempunyai tata nama khusus, mempunyai nama lazim atau nama dagang ( nama trivial ). (Rianjulianto, 2011)

C.      Alat dan Bahan
Alat       : kertas dan alat tulis
Bahan    : table periodik unsur

D.      Prosedur Kerja
1.      Menyiapkan alat dan bahan
2.      Mengerjakan tugas yang terdapat di modul
3.      Mencatat hasil pembahasan





E.       Hasil dan Pembahasan
Tugas 1
1.      Salah satu gas yang bersifat racun yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar terdiri atas tiga atom Oksigen dan satu Belerang .Tulis rumus kimianya ?
Jawab :
2.      Alkohol adalah salah satu golongan besar dalam senyawa organik, salah satu alcohol yang sudah dikenal sejak lama adalah alcohol yang terdiri atas enam atom hydrogen, dua atom karbon dan satu atom oksigen. Tulis rumus kimianya?
Jawab :
3.      Gula pasir( sukrosa ) yang kita kenal sehari-hari memiliki sebelas atom  karbon, dua puluh dua atom  hydrogen  dan sebelas atom  oksigen pada setiap satuan molekulnya. Tulis rumus kimianya ?
Jawab :  Ã  CH2O
Tugas  2
Pelajari informasi tentang tata nama senyawa biner logam dan non logam kemudian kerjakan dan diskuikan secara berkelompok .
No
Rumus Kimia
NamaSenyawa
1.
Kalsium sulfat
2.
Barium klorida
3.
Magnesium sulfat
4.
Aluminium oksida
5.
Barium hidrida
6.
Magnesium bromida
7.
Kalium florida
8.
Natrium sulfida
9.
Kalsium oksida
10.
Stronsium klorida
Tugas 3
Pelajari tentang tata nama senyawa biner non logam dan non logam kemudian kerjakan dan diskusikan secara berkelompok.
No
Ramus Kimia
NamaSenyawa
1.
HCl
Asam klorida
2.
HBr
Asam bromida
3.
Nitrit / nitrogen dioksida
4.
Sulfit / belerang dioksida
5.
Sulfat / belerang trioksida
6.
Fosfor triklorida
7.
Fosfor pentaklorida
8.
Difosfor pentaoksida
9.
Belerang tetra florida
10.
Karbon klorida
Tugas 4
Pelajari tentang tata nama senyawa poliatomik.
No
Rumus Kimia
NamaSenyawa
1.
(  )
Aluminium sulfat
2.
Natrium fosfat
3.
( )
Aluminium sulfat
4.
Kalium karbonat
5.
Kalium klorat



Tugas 5
Tulis rumus kimia !
Tuliskan nama dari zat-zat berikut !
Natrium sulfat
Asam klorat
Magnesium nitrit
Mg NO2
Barium klorida
Dinitrogen triklorida
Sr (OH)2
Stronsium hidroksida
Karbon disulfida
Aluminium pospat
Kalsium klorida
Kalium nitrat
Fosfor triklorida
Sulfat
Nitrogen dioksida
Karbon tentraklorida
Metana
OH
Etanol
Tugas 6
Lengkapi dengan menuliskan rumus kimia dan nama senyawa dari gabungan kation dan anion berikut :
Kation Anion
a.       Rumus Kimia
c. Rumus Kimia
 (  )

b.      NamaSenyawa
KaliumKlorida
c.       NamaSenyawa
KaliumFosfat

F.       Kesimpulan
Dalam praktikum, mahasiswa dapat memahami tata nama senyawa kimia dan mengetahui unsur logam dan nonlogam, serta dapat menuliskan rumusnya.
Sebelum belajar memahami tata nama senyawa kimia, mahasiswa harus hafal beberapa unsur kimia yang terdapat pada Sistem Periodik Unsur (SPU).
G.      Daftar Pustaka
http://rianjulianto11.blogspot.co.id/2011/12/tatanama-senyawa-kimia.html
Effendy. 2006. A-Level Chemistry for Senior High School Students, Volume 1A. Malang: Bayumedia.

Fadil, Muhammad. 2004. Kajian Tentang Hubungan Perubahan Tingkat Pemahaman Konsep Tata Nama Senyawa Anorganik Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas 1 dan 2 di SMA Negeri 5 Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Malang.

                    Purba, M., Hidayat, Soetopo. 2003. Kimia 200 untuk SMU Kelas 1 Jilid 1A. Jakarta: Erlangga

                    Romadlon, M., Budi W., Yani S. 2004. Kimia 1A Kelas X Semester 1. Jawa Timur: PT. Wahana Dinamika Karya

                    Santosa, J., Sri S., Deni P. 2004. Kimia untuk kelas X Jilid 1A. Yogyakarta: PT. Intan Pariwara